Criminal Liability of Perpetrators of Aggravated Homicide in Indonesian Criminal Law
DOI:
https://doi.org/10.38035/sijal.v4i2.439Keywords:
Criminal Responsibility, Criminal Acts, Murder, Aggravation, Indonesian Criminal LawAbstract
The crime of aggravated murder is a crime against life that has a high level of seriousness because it is committed to facilitate, ensure the success of, or maintain the results of another crime. Developments in regulations in Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code and the implementation of Law Number 20 of 2025 concerning the Criminal Procedure Code give rise to the need to examine the legal regulations and criminal liability for perpetrators of aggravated murder. This study aims to analyze the legal regulations for the crime of aggravated murder and the criminal liability of the perpetrators in Indonesian criminal law. The research method used is normative legal research with a statutory, conceptual, and case study approach. The results of the study indicate that legal regulations have provided a comprehensive normative basis, while criminal liability can only be imposed if all elements of the crime, fault, capacity to be responsible, and aggravating circumstances are proven through a valid evidentiary mechanism, thereby achieving legal certainty, justice, and public protection.
References
Ali, Achmad. (2022). Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialprudence). Edisi Terbaru. Jakarta: Kencana.
Ali, Mahrus. (2023). Dasar-Dasar Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika. Ali, Zainuddin. (2022). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Amri, W. M. (2021). Perbuatan melawan hukum materiil berfungsi positif dan berfungsi negatif dalam tindak pidana korupsi. Jurnal Kajian Hukum, 6(2).
Andini, O. G. (2024). Membedah living law dalam KUHP 2023 dari perspektif pemidanaan dan jenis sanksi. Jurnal Yuridis, 11(2).
Ansari, dkk. (2025). Alasan pemaaf dan pembenar. Jurnal Sahabat ISNU–SU (JSISNU), 2(1).
Arafat, M. (2025). Paradigma pemidanaan baru dalam KUHP 2023: Alternatif sanksi dan transformasi sistem peradilan pidana Indonesia. JIH: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1).
Arief, Barda Nawawi. (2022). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.
Arief, Barda Nawawi. (2022). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana.
Arief, Barda Nawawi. (2023). Pembaharuan Hukum Pidana dalam Perspektif Kebijakan Hukum Pidana. Cet. Ke-2. Jakarta: Kencana.
Ariyanti, V. (2018). Kebijakan penegakan hukum dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Jurnal Yuridis, 5(1).
Asshiddiqie, Jimly. (2023). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Edisi Revisi. Jakarta: Sinar Grafika.
Atikah, Ika. (2022). Metode Penelitian Hukum. Sukabumi: Haura Utama.
Faiz, P. M. (2009). Teori keadilan John Rawls (John Rawls' theory of justice). Jurnal Konstitusi, 6(1).
Fikri, A. (2025). Pidana kerja sosial sebagai pidana pokok dalam Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana: Studi komparatif antara Indonesia dan Belanda. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 6(3).
Friedman, Lawrence M. (2022). American Law: An Introduction. Terj. Wishnu Basuki. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Friedman, Lawrence M. (2023). Sistem Hukum Perspektif Ilmu Sosial. Terj. M. Khozim. Bandung: Nusa Media.
Habibah, A., & Arifin, T. (2025). Sanksi hukum pembunuhan berencana menurut Pasal 340
KUHP dan Hadits Shahih Imam Bukhari No. 6878. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(2).
Hamzah, Andi. (2022). Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia dan Perkembangannya. Jakarta: Softmedia.
Hamzah, Andi. (2022). Asas-Asas Hukum Pidana. Edisi Terbaru. Jakarta: Rineka Cipta.
Hamzah, Andi. (2022). Hukum Acara Pidana Indonesia. Edisi Revisi. Jakarta: Sinar Grafika.
Harahap, M. Yahya. (2022). Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP:
Pemeriksaan Sidang Pengadilan, Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali. Cet. Ke-18. Jakarta: Sinar Grafika.
Hataul, I., dkk. (2026). Tinjauan hukum tentang pembunuhan berencana yang dilakukan secara
bersama-sama: Studi Putusan PN Cirebon 4/Pid.B/2017/PN CBN. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 5(1).
Hendra, M. (2022). Penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(5).
Hiariej, Eddy O.S. (2022). Teori dan Hukum Pembuktian. Jakarta: Erlangga.
Hiariej, Eddy O.S. (2023). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Edisi Revisi. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
Huda, Chairul. (2022). Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana.
Iriyanto, E., & Halif. (2021). Unsur rencana dalam tindak pidana pembunuhan berencana. Jurnal Yudisial, 14(1).
Kaelan. (2023). Pendidikan Pancasila. Edisi Revisi. Yogyakarta: Paradigma.
Kanter, T. F., dkk. (2025). Cara menentukan alat bukti petunjuk oleh hakim dalam menjatuhkan
putusan tindak pidana pembunuhan. Lex Privatum Jurnal Fakultas Hukum UNSRAT, 15(5).
Kembaren, A. H., & Yusuf, H. (2025). Analisis pertanggungjawaban pidana dalam tindak pembunuhan yang dilakukan oleh teman dekat: Studi kasus di Tanjung Priok dan Bekasi. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(7).
Koto, Z., dkk. (2024). Kebijakan Polri dalam upaya mengefektifkan penerapan konsep hukum
pidana baru dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Jurnal Ilmu Kepolisian, 18(1).
Lamintang, P.A.F. (2021). Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Lamintang, P.A.F., dan Theo Lamintang. (2021). Delik-Delik Khusus Kejahatan Terhadap Nyawa, Tubuh, dan Kesehatan. Jakarta: Sinar Grafika.
Moeljatno. (2021). Asas-Asas Hukum Pidana. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Moho, H. (2019). Penegakan hukum di Indonesia menurut aspek kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan. Jurnal Warta, (59).
Mubina, N. (2024). Profil psikologis pelaku pembunuhan berencana Sasak Misran. Pusako: Jurnal Pengabdian Psikologi, 3(1).
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press.
Muksin, M. R. S. (202?). Tujuan pemidanaan dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia. Jurnal Sapientia et Virtus, 8(1).
Muladi, dan Barda Nawawi Arief. (2022). Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Cet. Ke-3. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Muladi, dan Barda Nawawi Arief. (2022). Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Edisi Revisi. Bandung: Alumni.
Mulyadi, Lilik. (2021). Hukum Acara Pidana Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Munandar Ar, A. (2024). Peran niat (mens rea) dalam pertanggungjawaban pidana di Indonesia. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(3).
Mustafa. (2024). Metodologi Penelitian Hukum: Aplikasi Teknologi dan Pendekatan Multidisiplin. Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Musyarri, F. A., & Sabrina, G. (2023). Urgensi penerapan pidana pengawasan dalam UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023. Jurnal Yudisial, 16(1).
Nano, V. J. (2026). Analisis teoritis dolus dan culpa dalam konsep kesalahan sebagai dasar pertanggungjawaban pidana. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2).
Nasution, S. I. (2025). Mens rea: Fondasi pertanggungjawaban pidana dalam sistem peradilan
pidana di Indonesia. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, 7(1).
Nicholas, M. (2023). Analisis yuridis pembelaan terpaksa diri sendiri berdasarkan Pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Hukum, 9(Special Issue).
Nizar, M., dkk. (2019). Ajaran kausalitas dalam penegakan hukum pidana: Studi Putusan
Mahkamah Agung Nomor 498 K/PID/2016. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 7(1).
Nugroho, Sigit Sapto, Anik Tri Haryani, dan Farkhani. (2020). Metodologi Riset Hukum. Yogyakarta: Oase Pustaka.
Padang, M. A., dkk. (2024). Keberpihakan pemidanaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 4(2).
Panjaitan, Y. A. (2026). Penguatan integrated criminal justice system pada KUHAP baru:
Analisis komparatif pemidanaan dan pembuktian diferensiasi fungsional. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 6(4).
Parulian, E., dkk. (2026). Transformasi paradigma hukum pidana di Indonesia pasca berlakunya KUHP nasional. Journal of Law, Policy, and Governance, 1(1).
Prasetyo, Teguh. (2023). Hukum Pidana. Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.
Pratama, A. (2023). Analisis pertimbangan hakim mengenai unsur melawan hukum dalam Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [Nama jurnal tidak tersedia], 6(1).
Priyatno, Dwidja. (2022). Sistem Pelaksanaan Pidana Penjara di Indonesia. Cet. Ke-4. Bandung: Refika Aditama.
Puspitasari, I. (2024). Keabsahan scientific crime investigation sebagai alat bukti dalam proses pembuktian perkara pembunuhan. Referendum: Jurnal Hukum Perdata dan Pidana, 1(4).
Rachmat, A. R. A. (2025). Efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana penganiayaan geng motor di Kota Makassar. Jurnal Dialogica, 1(1).
Rahardjo, Satjipto. (2021). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Rahardjo, Satjipto. (2022). Penegakan Hukum Progresif. Yogyakarta: Genta Publishing.
Rasiwan, Iwan. (2023). Suatu Pengantar Hukum Pembuktian Tindak Pidana. Bantul: CV. Mitra Edukasi Neger.
Rasjidi, Lili, dan Liza Sonia Rasjidi. (2012). Dasar-Dasar Filsafat dan Teori Hukum. Bandung: Citra Aditya Bhakti.
Remmelink, Jan. (2021). Hukum Pidana: Komentar atas Pasal-Pasal Terpenting dari KUHP Belanda dan Padanannya dalam KUHP Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rosana, E. (2014). Kepatuhan hukum sebagai wujud kesadaran hukum masyarakat. Jurnal TAPIs, 10(1).
Rusianto, Agus. (2021). Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta: Prenadamedia Group.
Safitri, A. D. (2025). Pengertian tindak pidana dan unsur-unsur tindak pidana. Jurnal Judiciary, 14(1).
Saleh, Roeslan. (2021). Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta: Aksara Baru.
Santoso, Topo. (2021). Kriminologi. Jakarta: Rajawali Pers.
Santoso, Topo. (2023). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rajawali Pers.
Saputri, F. A. (2024). Implications of the implementation of Law Number 1 of 2023 concerning
the Criminal Code (New KUHP) on restorative justice practices in Indonesia. Jurispro, 1(2).
Seidman, Robert B., dan Ann Seidman. (2020). Law, State and Development. New York: St. Martin's Press.
Seidman, Robert B., dan Ann Seidman. (2021). State and Law in the Development Process: Problem Solving and Institutional Change in the Third World. London: Macmillan Press.
Serepina Simanullang, P. A., dkk. (2026). Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak
pidana pembunuhan ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Hukum Sehasen, 12(1).
Soekanto, Soerjono. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Soekanto, Soerjono. (2022). Pengantar Penelitian Hukum. Edisi Revisi. Jakarta: UI Press.
Soekanto, Soerjono. (2022). Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.
Soesilo, R. (2021). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP): Serta KomentarKomentarnya Lengkap Pasal demi Pasal. Bogor: Politeia.
Solikin, Nur. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian Hukum. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
Sudarto. (2022). Hukum Pidana I. Edisi Revisi. Semarang: Yayasan Sudarto.
Sukamariko Andrikasmi, S., dkk. (2023). Penyuluhan hukum mengenal dan memahami Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana kepada masyarakat Kampung Paluh Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. JIPMAS: Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).
Sukma Nova S., & Taufiqurrahman, M. (2024). Pembunuhan berencana dengan meninjau Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana. Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(9).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ramadanu Dafadila, Selamat Lumban Gaol, Lenny Nadriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright :
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- Copyright in each article belongs to the author.
- The author acknowledges that the Siber International Journal of Advanced Law (SIJAL) has the right to be the first to publish under a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal to other versions (for example, sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time at SIJAL.





















